Mengenai Saya

Ketika kita diam maka semua sepertinya tidak ada persoalan tetapi ketika kita bersuara maka mereka akan tau bahwa kita mempunyai persoalan, yang harus di selesaikan. Kebenaran harus ditegakan, untuk mendapatkan kebenaran harus berjuang karena kebenaran telah tertindas, dan telah dengan sengaja ditutupi.....'aku merasa tertindas, apakah kamu merasa hal yang sama seperti aku sebelum aku akan mulai memposting blog ini aku mohon agar di mengerti semua bahasa atau kosa kata yang penulis buat di sini tidak ada komentar buat hal tidak benar dengan kata lain tidak membrikan ijin bagi siapapun yang menipu diri orang lain berarti telah menipu dirinya sendiri.........................
Papua Merdeka "HARGA MATI"

Minggu, 05 Januari 2014

Mantan Pemain Belakang Mutiara Hitam Tersebut Menilai Persipura Harus Cari Playmaker Lagi

Jack Komboy
Bisa dibilang Persipura Jayapura adalah tim yang tetap menjadi unggulan untuk Indonesia Super League (ISL) musim depan, meski mereka tidak terdengar gerakannya di bursa transfer kali ini.
Persipura sendiri tetap pada pendirian mereka menjaring bakat-bakat asli tanah Papua, beberapa nama yang mereka rekrut hampir semua adalah putra asli tanah Papua, kecuali striker asing anyar mereka, Boakay Eddie Foday yang berasal dari Liberia.
Tampi perlu diingat, bahwa salah satu faktor keberhasilan dan cemerlangnya Persipura musim lalu adalah lewat peran Zah Rahan Krangar yang mampu berperan dengan brilian sebagai maestro di lini tengah tim Mutiara Hitam.
Namun untuk musim depan, eks pemain Sriwijaya FC tersebut tidak lagi berjubah hitam-merah khas Persipura, ia sudah resmi bertolak ke Malaysia untuk membela Felda United. Hal itu pun membuat salah satu mantan pemain Persipura, Jack Komboy, berpikir bahwa mantan klubnya butuhkan pemain layaknya Zah Rahan untuk musim depan.
“Ya, Persipura harus bisa dan terbiasa tanpa Zah Rahan. Saya kira kita sepekat ini. Namun saya berharap manajemen segera mengambil langkah untuk mencari pemain di lini tengah. Manu (Wanggai) dan Gerard Pangkali memang bagus, tapi Persipura butuh pemain yang bekerja ekstra untuk mengatur ritme permainan yang pernah diambil peran oleh Zah Rahan," ujar Jack Komboy, mantan pemain Persipura, yang kini menjadi anggota DPRD.
Sedangkan untuk nama anyar yang merapat seperti Titus Bonai, Izaac Wanggai, Boakay Foday dan Andri Ibo. Plus beberapa pemain muda seperti Yohanes Pahabol, Lucas Mandowen dan Ricky Kayame, terbuka kemungkinan juga ada sedikit modifikasi dari gaya penyerangan Persipura, yang akan lebih mengandalkan kecepatan.
“Salah satu alasan Persipura inginkan pemain muda, agar bisa bermain cepat dan sesuai dengan lawan-lawan yang kita prediksi akan bermain lebih cepat musim depan. Permainan di ISL sekarang semakin cepat. Tentu kami butuh kecepatan untuk bisa bersaing,” tandas Mettu Duaramury, asisten pelatih Persipura. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar