PSSI sendiri telah berencana akan mengganti Jacksen Ferreira Tiago (JFT) sebagai pelatih kepala Skuad Garuda selepas Boaz T Solossa dan kawan-kawan melawan Irak dalam laga lanjutan Pra Piala Asia 2015 di Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 19 November mendatang.
Boaz T Solossa dan kawan-kawan baru saja memenangkan laga ujicoba melawan Kysgistan dengan skor telak 4-0, di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat(1/11) malam. Walau ini hanya laga ujicoba tetapi hasil ini telah memberikan rasa percaya diri untuk laga-laga selanjutnya melawan Timnas Korut, China dan Iraq.
Pelatih asal Brasil ini sendiri belum membuka suara untuk masa depannya dan tetap berkonsentrasi bersama timnas Indonesia hingga melawan Iraq di Jakarta pada 19 November nanti. Jacksen sendiri pernah bilang akan mencari suasana baru di negara tirai bambu China. Apalagi keinginannya untuk membesut timnas Indonesia sudah terwujud walau hanya beberapa bulan saja.
Usai mengintip kekuatan timnas China di Beijing pelatih asal Brasil ini mengaku kalau klub-klub sepak bola di China terus melakukan peningkatan mutu kompetisinya. Bahkan sejumlah klub rela merogoh kocek mengontrak pelatih anyar asal Italia Marcelo Lippi, pelatih yang mengantarkan Timnas Italia juara Piala Dunia 2006. Lippi saat ini sedang melatih klub Liga Super China, Guangzhou Evergrande yang masuk babak final Piala Champion Asia.
Masih banyak rencana yang belum diwujudkan salah satunya membawa tim Mutiara Hitam masuk ke babak final Piala AFC atau Liga Champion Asia. Musim lalu bersama Persipura Jacksen mampu membawa Persipura ke babak semi final Piala AFC. Boaz Solossa dan kawan-kawan tersisih dan gagal lolos ke perempat final karena kalah melawan Arbyl FC dari Iraq.
“Kalau Jacksen pindah tentunya seluruh asisten dari Brasil Osvaldo Lessa dan Tepedino asisten kiper akan hengkan bersama Jacksen,”kata Ketua Panpel Persipura Fachruddin Passolo seraya menambahkan Jacksen F Tiago juga telah melakukan presentase di Klb China. Namun Passolo menambahkan pelatih JF Tiago akan melatih klub bukan di liga utama tetapi di divisi satu. “Bayangkan mantan pelatih timnas Indonesia harus melatih tim divisi satu, saya harapkan negosiasi dengan coach Jacksen berjalan mulus agar bisa bertahan musim depan,”katanya.
Jacksen selama membesut tim Mutiara Hitam pada 2008-2009 dan 2012-2013 memperoleh penghargaan sebagai pelatih terbaik. Begitupula mendapat penghargaan dalam ajang Brasilian Coaches Award. Dia mendapatkan penghargaan Trophy Mario Jorge Lobbo Zagallo yang diberikan oleh Rio de Jeneirro Professional Coaches Assosiation. Menurut Jacksen penghargaan ini diberikan kepada pelatih-pelatih asal Brasil yang berprestasi di negeri perantauan.
Sumber: http://tabloidjubi.com/2013/11/02/berharap-jf-tiago-tetap-di-persipura/
