 |
| Zah Rahan Kranga |
 |
| Patrich Wangga |
 |
| Otavio Dutra |
Kampiun Indonesia Super League 2012/12 lalu, Persipura
Jayapura, dipastikan ditinggal beberapa pemainandalan mereka musim lalu.
 |
| Tommy Mano |
Pemain tengah andalan Zah Rahan Krangar, palang pintu asing Otavio Dutra,
striker Patrich Wanggai, adalah beberapa nama yang tidak akan mejadi penghuni
stadion Mandala Jayapura musim depan. Namun perginya nama-nama besar tersebut
tak membuat manajemen kalap dalam mencari pengganti dengan reputasi sepadan.
Persipura justru memanfaatkan celah di skuat mereka dengan mengisi bakat-bakat
asli tanah Papua, dan juga promosikan pemain binaan mereka.
"Ada dua pemain Papua lagi yang kami rekrut, yakni Isak Wanggai dan
Jaelani Arey Sibi. Dan keduanya segera tandatangani kontrak," kata Benhur
Tommy Mano selaku ketua umum klub.
Kedua pemain yang disebut Benhur tersebut ialah berposisi sebagai gelandang
bertahan dan striker, sedangkan sebelumnya Persipura pun sudah melakukan
perekrutan nama-nama lainnya.
"Jadi ada lima pemain asal Papua, diantaranya ada Dominggus Fakdawer,
Titus Bonay, Andri Ibo, Isak Wanggai dan Arey Sibi. Pemain asingnya adalah Edy
Bokaay Foday," katanya.
Sedangkan menurut Mettu Dwaramuri asisten pelatih tim Mutiara Hitam, Persipura inginkan
pemain muda agar bisa bermain cepat dan sesuai dengan lawan-lawan yang ia nilai
akan bermain lebih cepat musim depan.
"Permainan di liga (ISL) sekarang semakin cepat. Tentu kami butuh
kecepatan untuk bisa bersaing. Caranya adalah dengan memperbanyak pemakaian
pemain-pemain muda," papar Mettu.
 |
| Titus Bonay |
 |
| Dominggus Fakdawer |
 |
| Andri Ibo |
 |
| Arey Sibi |
 |
| Isak Wanggai |
 |
| Pemain asingnya adalah Edy
Bokaay Foday |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar