Mengenai Saya

Ketika kita diam maka semua sepertinya tidak ada persoalan tetapi ketika kita bersuara maka mereka akan tau bahwa kita mempunyai persoalan, yang harus di selesaikan. Kebenaran harus ditegakan, untuk mendapatkan kebenaran harus berjuang karena kebenaran telah tertindas, dan telah dengan sengaja ditutupi.....'aku merasa tertindas, apakah kamu merasa hal yang sama seperti aku sebelum aku akan mulai memposting blog ini aku mohon agar di mengerti semua bahasa atau kosa kata yang penulis buat di sini tidak ada komentar buat hal tidak benar dengan kata lain tidak membrikan ijin bagi siapapun yang menipu diri orang lain berarti telah menipu dirinya sendiri.........................
Papua Merdeka "HARGA MATI"

Minggu, 29 Desember 2013

Persipura Mutiara Hitam Andalkan Pemain Cepat

Zah Rahan Kranga
  Patrich Wangga


Otavio Dutra


Kampiun Indonesia Super League 2012/12 lalu, Persipura Jayapura, dipastikan ditinggal beberapa pemainandalan mereka musim lalu.
Tommy Mano
Pemain tengah andalan Zah Rahan Krangar, palang pintu asing Otavio Dutra, striker Patrich Wanggai, adalah beberapa nama yang tidak akan mejadi penghuni stadion Mandala Jayapura musim depan. Namun perginya nama-nama besar tersebut tak membuat manajemen kalap dalam mencari pengganti dengan reputasi sepadan.
Persipura justru memanfaatkan celah di skuat mereka dengan mengisi bakat-bakat asli tanah Papua, dan juga promosikan pemain binaan mereka.
"Ada dua pemain Papua lagi yang kami rekrut, yakni Isak Wanggai dan Jaelani Arey Sibi. Dan keduanya segera tandatangani kontrak," kata Benhur Tommy Mano selaku ketua umum klub.
Kedua pemain yang disebut Benhur tersebut ialah berposisi sebagai gelandang bertahan dan striker, sedangkan sebelumnya Persipura pun sudah melakukan perekrutan nama-nama lainnya.
"Jadi ada lima pemain asal Papua, diantaranya ada Dominggus Fakdawer, Titus Bonay, Andri Ibo, Isak Wanggai dan Arey Sibi. Pemain asingnya adalah Edy Bokaay Foday," katanya.
Sedangkan menurut Mettu Dwaramuri asisten pelatih tim Mutiara Hitam, Persipura inginkan pemain muda agar bisa bermain cepat dan sesuai dengan lawan-lawan yang ia nilai akan bermain lebih cepat musim depan.
"Permainan di liga (ISL) sekarang semakin cepat. Tentu kami butuh kecepatan untuk bisa bersaing. Caranya adalah dengan memperbanyak pemakaian pemain-pemain muda," papar Mettu. 
 
 
 
Titus Bonay
Dominggus Fakdawer
Andri Ibo














Arey Sibi
Isak Wanggai



Pemain asingnya adalah Edy Bokaay Foday

Tidak ada komentar:

Posting Komentar